"Berapa harga buat website?" adalah pertanyaan pertama yang hampir semua calon klien tanyakan. Jawaban jujurnya: bergantung. Tapi kalimat itu tidak membantu Anda membuat keputusan, jadi mari kita breakdown dengan lebih konkret.
1. Jenis Website
Landing page sederhana (1-5 halaman): Rp 3–8 juta. Company profile (5-15 halaman): Rp 8–25 juta. Website dengan fitur khusus (booking, payment, member area): Rp 25–80 juta ke atas. E-commerce dengan katalog besar: Rp 50 juta ke atas.
2. Desain: Template vs Custom
Menggunakan template premium yang dikustomisasi bisa memangkas biaya desain 40-60%. Custom design dari nol memberikan diferensiasi brand yang lebih kuat tapi membutuhkan biaya lebih besar. Untuk sebagian besar bisnis menengah, pendekatan "custom design dengan komponen yang efisien" adalah sweet spot yang terbaik.
3. Fitur dan Integrasi
Setiap fitur tambahan membawa biaya: integrasi payment gateway, sistem multi-bahasa, area member, dashboard admin kustom, integrasi CRM atau ERP — semua ini menambah kompleksitas dan biaya. Prioritaskan fitur berdasarkan dampak bisnis nyata, bukan "nice to have".
Biaya pembuatan hanyalah bagian dari total cost of ownership. Pertimbangkan juga: hosting dan domain (Rp 1-5 juta/tahun), SSL certificate, maintenance dan update keamanan, biaya konten (copywriting, foto, video), dan optimasi SEO berkelanjutan.
Website yang "murah" seringkali menggunakan template generik, tidak dioptimalkan untuk SEO, tidak mobile-friendly dengan benar, atau dibangun dengan fondasi teknis yang lemah. Dalam 1-2 tahun, Anda mungkin perlu rebuild dari awal — artinya bayar dua kali.
Investasi yang tepat di website bisnis adalah aset jangka panjang. Butuh konsultasi untuk menetapkan budget yang tepat untuk kebutuhan spesifik bisnis Anda? Kami siap membantu.